|
| Business Ideas |
| Grow Your Biz |
| Ask Entrepreneur |
| Franchises & Opportunities |
| News |
| Articles |
| Next Event |
| Video Entrepreneur |
|
| Tokoh |
| Motivasi |
| Surat Pembaca |
| Komunitas |
| Review Teknologi |
|
|
Mindset Wirausaha
| back
|
Menjadi Internet Marketer
Dikirim oleh Administrator
pada 9:01:52 AM
Saat sebagian orang terpana
dengan krisis global, apa yang harus dilakukan?. Ada peluang bisnis
yang menjanjikan, menjadi internet marketer. Betapa tidak, untuk
mensetup bisnis ini juga mudah, tak perlu modal banyak.
Sayangnya
tak banyak orang yang tertarik menggeluti profesi ini. Hal ini ternjadi
karena memang banyak hal yang belum disosialissaikan dengan baik.
Regulasi terhadap perkembangan internet di Indonesia dibandingkan
dengan negara-negara lain relatif sangat jauh tertinggal. Buktinya,
biaya koneksi internet di Indonesia termasuk yang termahal di dunia,
kementrian-kementrian, seperti Kementerian Negara
Koperasi dan UKM tak tahu bagaimana harus berperan, demikian juga
Kemetrian yang berkaitan dengan telekomunikasi, komunikasi,
perdagangan, dan sebagainya.
Salah satu tokoh internet marketer yang dimiliki Indonesia adalah Anne Ahira yang mendirikan www. asianbrain.com.
Menurut Ahira, internet marketing adalah bisnis berprospek cerah di masa-masa mendatang. Siapa pun bisa menjadi seorang internet marketeroffline.
Apalagi jika didukung dengan komitmen dan kerja keras, maka sukses
besar telah menanti. Investasi uang yang relatif murah pada bisnis online, tentu, seperti yang dikatakan Ahira, karena untuk memulainya anda tidak harus bersusah payah mengurus pendirian PT (Perseroan
Terbatas), CV atau lainnya. Untuk mendirikan usaha seperti itu, dari
pengurusan notaris hingga legalitas sertifikasi dll setidaknya
memerlukan biaya Rp6-10juta, selain itu anda juga harus menyiapkan
biaya yang tidak kecil untuk ruangan kantor, baik sewa maupun milik
sendiri, perlengkapan kantor (furniture dan alat kantor) tenaga kerja dari office boy hingga tukang terima telpon, biaya transport operasional yang semakin mahal, dan biaya-biaya lainnya. dengan investasi uang yang relatif lebih murah dibandingkan bisnis
Bandingkan dengan bisnis online. Hanya untuk memiliki usaha onlinedomain dan hosting dan kemampuan anda menjalankannya. Pertanyaannya, berapa biaya yang diperlukan untuk memulai menjadi seorang internet marketer? Sangat kecil, jauh dari yang anda bayangkan. diperlukan biaya yang sangat kecil, hanya biaya membeli
Ahira juga menyayangkan di Indonesia kebanyakan websitewebsite lebih menonjolkan siapa dirinya, direkturnya, dan lain sebagainya. Padahal user datang
ke internet bukan untuk mencari informasi tersebut. Justru yang
seharusnya dilakukan oleh perusahaan adalah memenuhi informasi yang
dibutuhkan oleh user. Dengan trik memberi, memberi, memberi dan menjual, maka dijamin produk atau jasa yang dijual akan diminati. Singkatnya, website
perusahaan, baik besar maupun skala UKM yang ada di Indonesia ternyata
belum mampu menjual produk atau jasanya dengan baik. Di antara faktor
penyebabnya adalah mayoritas yang baik adalah memberikan benefit bagi pengunjungnya.
Lantas,
apakah anda masih berfikir tentang krisis finansial? Tentang
pengangguran, tentang susahnya mencari rezeki? Mengapa anda tidak
memutuskan menjadi pewirausaha dengan menjadi internet marketer? Anda
bisa sukses karenanya, dengan modal seminimal mungkin.
|
|
If two minds are better than one, imagine the power entrepreneurial
programs can harness with the brilliance of multiple students from
various colleges. Not only do students benefit from sharing ideas, but
they're also no longer limited to the resources of their own campuses.
The Harold Grinspoon Charitable Foundation's Entrepreneurship
Initiative is such a program, spanning 12 colleges in Hampshire
College, Holyoke Community College, and the University of
Massachusetts, Amherst.
|
|
|
 |
|